KEHILANGAN TEMAN LEBIH MENYAKITKAN KETIMBANG PERCERAIAN
04.54 - Senin, 03 Januari 2011
Sebuah penelitian belum lama ini menunjukkan, perempuan lebih sedih ditinggalkan teman atau sahabat daripada kehilangan pasangan atau bercerai. Persahabatan bagi perempuan bukan urusan sepele. Hubungan pertemanan ini begitu berharga bagi perempuan yang memengaruhi berbagai aspek dalam kehidupannya.
"Persahabatan pada perempuan bisa sangat dekat dan intens, sehingga akan sangat menyakitkan jika hubungan ini putus, apalagi jika terjadi perselisihan yang membuat keadaan tak nyaman," papar psikolog klinis Irene S Levine, yang juga adalah penulis Best Friends Forever: Surviving A Break Up With Your Best Friend.
Menurut Levine, persahabatan yang putus begitu saja menyakitkan bagi perempuan, karena merasa adanya penolakan dan kegagalan membangun hubungan. "Bahkan, perempuan merasa malu dan minder untuk menjelaskan kepada orang lain, saat ditanya alasan putusnya ikatan persahabatan tersebut, apalagi jika berada pada pihak yang ditinggalkan," lanjutnya.
Pengaruh besar
Susan Shapiro Barash, mewawancarai lebih dari 200 perempuan dari segala kalangan dan usia, sebagai narasumber untuk bukunya Toxic Friends - The Antidote For Women Stuck In Complicated Friendships. Kata Barash, perempuan lebih sering berbagi tentang berbagai aspek kehidupannya, kepada teman-temannya. Kedekatan emosi inilah yang kemudian membuat perempuan merasa sedih jika harus kehilangan teman dekatnya.
"Perempuan juga senang mengenalkan teman-temannya satu sama lain, berbelanja bersama, bergabung sebagai keanggotaan gym bersama, menghadiri diskusi buku bersama, mengunjungi restoran yang sama. Bahkan, saat perempuan memiliki anak, mereka akan melakukan kegiatan keluarga bersama-sama," jelas Barash.
Sakitnya kehilangan sahabat
Bertemu, berkumpul, berbincang bersama teman membuat kerja jantung lebih teratur dan tekanan darah lebih normal. Stres dan tekanan juga mereda, selain juga meningkatkan sistem imun dan memperbaiki pencernaan tubuh Anda. Efek inilah yang juga begitu dinikmati perempuan. Ketika hubungan pertemanan tak berjalan mulus, karena dipicu masalah atau konflik, efek yang positif ini kemudian berbalik membuat diri tak nyaman.
"Saat terjadi konflik dalam hubungan akan sulit bagi perempuan untuk mengatasi dirinya," kata Barash.
Individu bisa berubah
Lantas, jika memang pertemanan atau persahabatan begitu penting bagi perempuan, mengapa perpisahan bisa terjadi? Pertanyaan ini mungkin saja pernah muncul dalam benak, ketika mengalami konflik dengan teman dekat Anda. Terutama jika Anda pernah mengalami, teman atau sahabat, tiba-tiba saja menjaga jarak.
"Anda mungkin terkejut dan tak pernah menyangka mengapa begitu tiba-tiba teman Anda menghilang atau menjauh. Sesungguhnya, jika ini terjadi, teman Anda sudah lama mempertimbangkan untuk meninggalkan Anda karena tak lagi nyaman dengan hubungan pertemanan tersebut," jelas Levine.
Levine melanjutkan, perlu dicatat bahwa setiap individu bisa berubah dan Anda harus menerima fakta ini. Meski dahulu Anda begitu dekat dan cocok dalam berbagai hal, kondisinya takkan selamanya sama. Pengalaman dan perjalanan hidup yang berbeda akan membuat kondisi juga berubah. Termasuk perbedaan cara pandang ataupun kondisi seperti teman Anda yang kini sudah berkeluarga dan memiliki orientasi berbeda.
"Perbedaan perspektif dan orientasi bisa menjadi penyebab mengapa teman Anda tak lagi merasa cocok atau nyaman bersama Anda. Termasuk jika teman Anda tak lagi merasa nyaman mengenai berbagai hal yang sifatnya fundamental mengenai hubungan," tambahnya.
Ketidaknyamanan ini membuat Anda atau teman merasa tak bisa lagi bertoleransi. Penyebab lainnya, boleh jadi, dalam kehidupan pribadinya, teman Anda mengalami masalah yang dirasa tak bisa diceritakannya kepada Anda atau tak ingin Anda terlibat di dalamnya. Yang juga bisa terjadi adalah, teman Anda memang tak ingin lagi Anda hadir dalam hidupnya. Akumulasi perasaan inilah yang menyebabkan hubungan persahabatan sesama perempuan bisa putus begitu saja.
Jika sudah merasa tak nyaman, jangan heran jika teman Anda meninggalkan Anda baik secara perlahan maupun tiba-tiba. "Jika teman Anda pergi meninggalkan Anda dan memutuskan hubungan begitu cepat, ini petanda keputusan yang telah dibuatkan tak ingin diganggu gugat," kata Barash.
Mencoba untuk menerima kondisi yang tak nyaman ini memang tak mudah, namun kembali seperti dikatakan di awal. Anda harus mampu memahami dan menerima, individu berubah dengan berbagai kondisi, perjalanan atau pengalaman hidup yang berbeda dengan Anda, apalagi setelah lama tak lagi bersua. Perbedaan yang membuat teman Anda tak lagi nyaman melanjutkan hubungan atau kedekatan seperti semula.
TUAN RUMAH PIALA DUNIA
04.52
Awal tahun baru Islam 1430 H —pada awal tahun 2009— Qatar adalah negara terdepan mengecam Israel dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel pasca pembantaian keji Zionis Israel terhadap penduduk Gaza. Qatar menjadi terdepan, karena KTT Arab yang membahas Gaza, kala itu berlangsung di Doha.
Kini, hanya berselang dua tahun, awal tahun baru Islam 1432 H—pada akhir tahun 2010—Qatar justru menjadi negara terdepan mengakui eksistensi Zionis, pasca terpilihnya Qatar menjadi tuan rumah piala dunia 2022. Pengakuan ini tampak jelas dalam iklan promosi piala dunia 2022. Sungguh perubahan sikap drastis yang menguntungkan Zionis, hanya karena berbangga dengan perhelatan piala dunia.
Ketika Zionis Israel dengan brutal melakukan genosida rakyat Gaza akhir tahun 2008, negara-negara Arab berinisiatif menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Doha. Saat itu, mayoritas negara Arab memutuskan hubungan diplomatik dengan penjajah Israel, minimal sebagai aksi solidaritas, sebagaimana diungkapkan oleh Ahmadinejad pada KTT tersebut.
Pada KTT tersebut, Qatar termasuk salah satu negara yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, setelah keduanya menjalin hubungan mesra di bidang ekonomi, di mana Israel memiliki perwakilan perdagangan (biro dagang) di Qatar sejak tahun 1996. Selain Qatar, negara lain yang memutuskan hubungan dengan Israel adalah Mauritania, Suriah, Iran, dan lainnya.
Kisah Dua Perempuan
04.48
Dua perempuan Swedia yang menuntut Julian Assange, 39, dengan dakwaan pemerkosaan, pelecehan dan kekerasan seksual adalah aktivis feminis berusia 31 tahun dan seorang penggemar berusia 27 tahun, berdasar beberapa sumber.
Sejak tuduhan --yang dikecam oleh pemimpin WikiLeaks itu sebagai kampanye kotor-- keduanya dijauhkan dari pemberitaan, satu orang pindah ke wilayah Palestina dalam suatu misi Kristiani dan yang seorang lagi memutus jaringan teleponnya.
Keduanya dipanggil dengan sebutan "Nona A" dan "Nona W" seperti yang disebut oleh pengadilan Inggris saat Stockholm masih berkeras meminta Assange diesktradisi ke Swedia untuk ditanyai mengenai tuduhan yang berhubungan dengannya tentang kejadian pada 14 Agustus.
Hari itu, Assange warga Australia memberikan seminar di Stockholm yang diselenggarakan oleh Partai Sosial Demokrat sayap Kristen berjudul "Korban Pertama Perang adalah Kebenaran".
Nona A, 31, bekerja untuk organisasi tersebut dan bertindak sebagai penghubung tidak resmi antara Assange dan para wartawan.
Ia juga mengizinkan Assange untuk tinggal bersamanya saat pemimpin WikiLeaks itu tiba di Stockholm pada 11 Agustus, menurut transkrip kesaksian perempuan itu kepada polisi.
Nona A dan Assange melakukan beberapa kali hubungan seksual di kamarnya di apartemen di Stockholm, demikian menurut beberapa tabloid Swedia yang memberikan rincian yang tidak diperlihatkan di transkrip polisi.
Perwakilan penuntut dari Swedia mengatakan pada pengadilan di Inggris bahwa tindakan "kekerasan yang melanggar hukum" terjadi pada 14 Agustus karena Assange memaksa Nona A secara seksual.
Tuntutan lainnya terjadi pada 18 Agustus yang tergolong sebagai "pelecehan seksual" karena Assange melakukan hubungan seksual dengan Nona A tanpa menggunakan kondom meski Nona A "telah meminta" agar pelindung itu digunakan, kata mereka.
Assange juga dituduh "sengaja melecehkan" Nona A di malam yang sama "dengan cara yang diatur untuk melanggar integritas seksualnya" kata pengadilan Inggris.
Meski demikian, Assange tetap tinggal di kamar Nona A hingga 20 Agustus bahkan menemaninya ke pesta pada 15 Agustus.
Dalam tulisan di "blog" pribadinya yang masih aktif hingga sekarang, perempuan berusia 31 tahun itu menggambarkan dirinya sebagai seorang "ilmuwan politik, komunikator, pengusaha, dan penulis lepas dengan wawasan khusus mengenai keimanan dan politik, masalah kesetaraan, feminisme dan Amerika Latin".
Peraih gelar pascasarjana dari Kuba yang mengidolakan mantan presiden Argentina Nestor Kirchner dan saat ini mengubah isi "blog" miliknya mengenai bagaimana membalas dendam kepada mantan pacar yang memicu rumor di dunia maya mengenai motivasinya untuk menuduh Pentagon yang menghukum Assange.
"Agen badan intelijen Amerika (CIA), seorang feminis pemarah/pecinta Muslim, fundamentalis Kristen, lesbian yang jatuh cinta kepada laki-laki, dapatkah semuanya dimiliki seseorang secara bersamaan?" komentarnya dalam akun Twitter-nya pada awal bulan ini.
Nona W, 27, juga hadir dalam seminar Assange pada 14 Agustus duduk mengenakan baju hangat merah muda cerah di baris depan dengan beberapa wartawan lain.
Latar belakang dan pekerjaannya tidak terlalu diketahui seperti Nona A, namun kekagumannya kepada Assange dan perjumpaannya dengan pendiri WikiLeaks itu digambarkan dengan rinci dalam transkrip interogasi polisi.
Nona W melihat Assange di televisi mendiskusikan dokumen rahasia Amerika Serikat mengenai perang Afghanistan yang dipublikasikan pada Juli dan mengatakan kepada polisi bahwa ia menilai Assange sebagai seseorang yang "menarik, berani dan pantas dikagumi".
Saat ia mengetahui bahwa pemimpin WikiLeaks itu berbicara di Stockholm pada 14 Agustus, ia datang ke acara itu, memaksa untuk menghabiskan malamnya dengan Assange dan rekan-rekannya setelah seminar dan berakhir dengan acara menonton berdua di bioskop.
Mereka saling merasa tertarik dan Assange mengatakan ia menilai Nona W "sangat menarik" katanya kepada polisi.
Dua hari kemudian mereka pergi ke rumah Nona W di Enkoeping, sekitar 50Km sebelah baratlaut Stockholm. Namun Assange "hanya memperhatikan akun Twitter-nya sepanjang perjalanan di kereta" dan saat mereka tiba di Enkoeping "semangat dan kegembiraan itu telah hilang" katanya kepada tim pemeriksa.
Pemerkosaan yang dituduhkan kepada Assange terjadi pada malam hari di rumah Nona W kata pengadilan Inggris menyebut bahwa Assange melakukan hubungan seksual dengannya tanpa menggunakan kondom saat Nona W masih tertidur.
Keesokan paginya mereka sarapan bersama dan "dalam usaha untuk tidak mengungkit-ungkit apa yang terjadi", nona W mengutarakan "komentar kasar". Ia kemudian mengantarkan Assange ke stasiun kereta yang berjanji untuk menelepon Nona W.
Pengacara Nona A dan Nona W, Claes Borgstroem, mengatakan kedua perempuan itu kemudian menyadari bahwa keduanya memiliki pengalaman yang serupa bersama Assange dan melapor ke polisi pada 20 Agustus.
"Mereka tidak yakin bahwa mereka ingin melakukan hal itu (menuntut Assange), mereka ingin mendapatkan saran" serta khawatir mereka dapat terjangkit HIV, kata Borgstroem kepada wartawan pada awal bulan ini.
"Mereka mengatakan kepada seorang polisi wanita, ia menyadari bahwa (keduanya) menceritakan tindakan kriminal kepada polisi. Polwan itu melaporkan cerita mereka kepada bagian penuntut umum yang memutuskan untuk menangkap Assange," kata pengacara itu.
Keesokan hari, cerita itu menjadi halaman pertama tabloid Expressen yang mengungkapkan mengenai skandal dan berbagai konsekuensi lanjutan cerita itu.
HARI NATAL TANPA KARTU NATAL
04.47
Dulu, ungkapan pribadi di Kartu Natal begitu ditunggu-tunggu. Tulisan tangan yang indah begitu bermakna di malam Natal. Bahkan sampai bolak balik dibaca hingga kumal.
Kini, perkembangan teknologi membuat kita makin melupakan makna pribadi dalam Ucapan Natal. Hanya mengirimkan teks melalui sms atau mengkopi sebuah template (contoh) teks dan gambar dari sebuah website atau kiriman teman. Kirim sebanyak mungkin ke alamat e-mail teman. Selesai!
Di era sebelum mengenal dunia maya, saat-saat menjelang Natal seperti ini saya selalu sibuk mencari beragam jenis kartu Natal di toko-toko di sekitar Pasar Bogor atau toko-toko buku di Bogor yang dikenal kota hujan itu. Saat kuliah dan jauh dari orang tua, pulang kampung hanya sekali: sesudah lulus kuliah!. Rasa rindu kampung halaman bisa terobati dengan menerima atau mengirim Kartu Natal. Begitu bermaknanya Kartu Natal saat itu.
Sebagai seorang mahasiswa Kristen ketika itu, Natal tidak cukup hanya mengikuti perayaan-perayaan yang wah, tetapi menunggu ucapan pribadi melalui Kartu Natal. Secara historis Natal yang hanya dirayakan sekali setahun memberi makna khusus dalam hubungan antar pribadi. Tak berlebihan kalau salah satu peristiwa Natal yang sangat saya tunggu-tunggu ketika itu adalah menerima ucapan Natal dari keluarga atau teman melalui kartu Natal.
Makin banyak kartu Natal yang saya terima membuat kebahagiaan dan kesempurnaan merayakan hari kelahiran Yesus Kristus.
Rasa bahagian tak terlukiskan saat menerima kartu Natal di kamar kos yang sepi, ketika seseorang mencurahkan isi hatinya yang sangat pribadi. Bahkan seorang teman saya ketika itu sampai nerjingkrak-jingkrak saat menerima ucapan Natal dari seorang gadis di seberang pulau. Ucapan cinta seorang teman di Hari Natal!.
Tapi, setelah Tim Bernes-Lee yang menemukan www (internet) pada sekitar 1996, kebiasaan kami berubah. Rasa itu makin lama makin hilang. Bahkan tahun ini, Kartu Natal paling-paling terbungkus di dalam parcel.
Seingat saya, dulu pohon terang dihiasi dengan banyak kartu Natal. Lama kelamaan hilang, dan bahkan tahun lalu, kami sama sekali tidak lagi menerima kartu Natal untuk ditempel di Pohon Natal. Pohon Natal tanpa kartu Natal!
Sejak sms melalui handphone dan internet dikenal masyarakat luas, kartu Natal berubah menjadi teks atau gambar digital yang bisa dikirim melalui email. Sentuhan pribadi melalui seni menulis yang mencerminkan perasaan dan karakter sudah terlupakan. Menulis indah yang pernah kami pelajari sudah lama tidak bernilai lagi. Tulisan dalam ucapan Natal hampir seragam. Hanya dibedakan oleh jenis huruf: Times New Roman, Century Gothic, Aerial, Garamond atau nama-nama huruf yang terdapat di komputer.
Tak ada lagi kenikmatan bau perangko yang khas saat membasahinya dengan lidah. Tak ada lagi canda tawa dengan pegawai pos yang dengan setia membubuhkan stempel jadwal pengiriman pakai alat berbentuk palu.
Semuanya menjadi serba praktis. Menuliskannya di komputer, membubuhkan kartu Natal digital yang sudah tersedia secara gratis. Mencantumkan sebanyak mungkin teman ke kolom alamat email yang dituju. Klik tombol send (kirim), lalu pesan Natal—dalam hitungan detik, sudah sampai ke sebanyak teman yang punya alamat e-mail. Ucapan selamat Natal selesai!.
Di e-mail, saya pernah menerima ucapan Natal yang dikirim oleh seorang teman bersama lebih dari seratus orang penerima lainnya. Isinya: "Merry Christmas. Sukses selalu". Ungkapan hati pengirimnya kepada setiap penerima pesannya sama. Tidak ada teman dekat atau jauh. Tidak ada kesan dan pesan yang berbeda kepada yang usianya lebih tua atau lebih muda.
Mungkin pembaca sama dengan perasaan saya. Rasanya seperti sayur tanpa garam bukan?. Kita hanya menerima kata-kata normatif. Nilai pesannya sama seperti ucapan selamat pagi atau selamat malam. Bedanya: disampaikan pada Hari Natal.
Mungkin Anda merasakan hal yang sama dengan saya. Perkembangan teknologi memang cenderung menyederhanakan tidak hanya dalam cara, bahkan melupakan aspek emosi pribadi. Itulah teknologi.
Kita tentu tidak mempersalahkan teknologi. Malah sebaliknya, kitalah sebagai pengguna yang salah, tidak mau lebih kreatif menggunakannya untuk tetap memelihara dan bahkan meningkatkan nilai emosi pribadi ke dalamnya.
Teknologi memang tidak mengenal emosi. Kita, manusialah yang sesungguhnya dengan kreatif dan sedikit meluangkan waktu untuk membubuhkan emosi di dalamnya. Mengetik ungkapan asli yang kreatif dan gambar-gambar pribadi yang lebih menarik—tidak sekedar copy paste.
Artikel ini tidak menawarkan tip khusus. Tetapi tidak ada salahnya kalau kita mengirim ucapan Selamat Natal dengan sedikit kreativitas yang mampu mempertahankan emosi pribadi seperti dulu.
Di era internet dan dukungan teknologi komputer kita bisa lebih mengungkapkan pesan-pesan Natal dengan tidak melupakan emosi pribadi. Perkembangan teknologi tidak harus membuat kita kehilangan emosi pribadi seperti ketika menggunakan kartu Natal konvensional seperti dulu.
penelitian sex
04.46
SEBUAH penelitian Selandia Baru menemukan, para pecandu seks merasa terancam dibuat keintiman dan lebih tidak aman soal hubungan cinta daripada orang lain dalam masyarakat.
Survei itu dilakukan atas lebih 600 orang. Riset ini menemukan orang-orang yang memanjakan diri dengan prilaku seksual ngebet merasa cemas dan tidak aman dengan hubungan asmara dan mencoba menghindar tak jadi terlalu terikat secara emosional dengan orang lain. Massey University mengungkapkan studi itu, yang dilakukan oleh mahasiswa kehormatan psikologi Karen Faislander di bawah pengawasan psikolog klinis dan seorang spesialis akademis, merupakan yang pertama sejenisnya di Selandia Baru.
Kompleks
Faislander mengatakan kecanduan seks, yang jadi berita utama tahun ini dengan terbongkarnya skandal asmara pegolf kenamaan Tiger Woods, merupakan suatu kondisi yang kompleks yang belum diriset seluas bidang-bidang seperti penyalahgunaan zat kimia atau depresi. Menurutnya, istilah “sex addict” pertama kali muncul pada awal 1980-an dan sejak itu sudah ada 29 istilah lain dalam literatur ilmiah yang menjelaskan kondisi tersebut, termasuk sexual compulsivity, excessive sexual desire disorder dan hypersexuality.
Terminologi kontemporer yang lebih disukai adalah out-of-control sexual behaviors (OOSCB -- Prilaku Seksual Tak Terkendali). “Banyak orang salah memahami kondisi itu yang jadi stigma,” papar Faislander. “Tidak ada pengobatan yang efektif. Kami tidak tahu penyebab kondisi itu atau cara mengobatinya.”
Dikarenakan perasaan malu yang dirasakan orang dalam membahasnya, studi Faislander menggunakan survei online tanpa menyebutkan nama untuk menanyai 621 orang soal kehidupan seks mereka. 407 orang mengidentifikasi diri sendiri sebagai sex addicts atau pecandu seks sementara 214 lainnya tidak.
Terlibat
Survei itu menanyai jika mereka terlibat dalam seks online, prostitusi, seks di depan publik atau dengan banyak mitra, serta meneliti bidang-bidang seperti penggunaan alkohol dan perasaan harga diri. “Grup OOSCB melaporkan lebih tingginya tingkat tak aman dibuat ikatan pada orang lain, yang ditandai dengan perspektif hubungan cinta sebagai mengancam, dan perasaan risau terhadap kedekatan atau keintiman dan menghindari hal tersebut,” papar studi itu.
Sebaliknya, mereka yang tak kecanduan seks menilai keintiman merupakan hal yang didambakan dan menyenangkan, merasa aman dengan jalinan cinta dan menganggap pasangan mereka sebagai pantas dipercayai. Faislander menyebutkan berbagai penelitian memperkirakan 3-6 persen dari populasi memiliki kondisi itu di AS, tempat klinik-klinik kecanduan seks telah bermunculan dalam beberapa tahun terakhir menangani bintang-bintang sepertio Woods, aktor David Duchovny dan komedian Russell Brand.
Menurut peneliti tadi, pengobatan demikian belum ada di Selandia Baru, tempat berbagai kelompok bantu diri sendiri termasuk Sex and Love Addicts dan Sexaholics Anonymous menggunakan program 12 langkah didasarkan pada program-program yang dirintis oleh Alcholics Anonymous. Walau studinya belum direview pakar lain, Faislander berharap mendapatkan gelar doktor psikologi klinik dan akan melakukan riset lebih lanjut mengenai pengobatan prilaku seksual tak terkendali.
cara memenangkan hatinya
04.43
Dengan gaya dan tampilan yang kurang rapi, badan tampak lelah, dan ekspresi wajah lesu terkesan depresi, L (35), seorang dokter yang sedang mengikuti program pendidikan keahlian, datang kepada saya dan berkata: ”Ibu, istri saya menyatakan bahwa ia ingin bebas dalam peran sebagai istri saya (bernama P, 36 tahun).
Saya sangat terkejut dengan pernyataannya untuk kemudian saya mulai menyadari bahwa selama ini saya mengabaikan keinginannya agar meninggalkan kesenangan saya main game komputer. Memang, jika ada kesempatan libur, saya bisa menghabiskan waktu selama 6 jam di depan komputer. Permainan game dalam komputer sangat mengasyikkan diri saya dan dengan main game saya dapat melupakan keadaan penuh tekanan di tempat studi saya.
Beberapa kali memang istri saya mencoba mengingatkan saya agar saya menghentikan hobi saya tersebut demi anak-anak dan dia juga merasa sangat terabaikan manakala saya asyik dengan game tersebut. Pada suatu pagi tiba-tiba saja P mengungkapkan bahwa ia sudah ilfil (hilang rasa cinta dan kasih ) dengan saya dan sama sekali tidak mau melayani saya sebagai istri lagi. Tapi dia masih akan tetap serumah demi anak-anak selama saya belum menyelesaikan sekolah saya.
Hati L benar-benar hancur dan secara berlanjut L merajuk dan memohon agar P mau kembali utuh baik sebagai istri maupun sebagai ibu anak-anak. Saat di sekolah pun L menelepon istrinya agar istrinya mau kembali dan L berjanji akan memerhatikan P dan anak-anak dan tidak akan main game lagi.
L mengirim e-mail berkali-kali, menelepon P beberapa kali dalam sehari, mengirim SMS, memohon P kembali kepadanya. Saat di tempat tidur, L beberapa kali mencoba memeluk P, tapi dengan halus namun tegas P menepis tangan L.
Solusi
Apabila kita merasa terpuruk, depresi, dan hancur, kita seharusnya melakukan apa pun untuk membuat diri kita menjadi lebih nyaman. Jika kita ingin mencurahkan isi hati, carilah teman yang dapat diajak bicara agar merasa sedikit nyaman. Jika tidak menemukan teman curhat, kunjungilah tenaga profesional yang mampu membuat diri menjadi lebih tenang.
Sebab, seperti halnya seorang yang ketergantungan obat-obatan, tampaknya L tidak mampu mengatasi kecenderungannya untuk memohon, meminta maaf, menjanjikan sesuatu perbaikan untuk mendapatkan kembali hati istrinya (P).
Namun, ternyata semakin L memohon, semakin membuat P kesal dan semakin jauhlah kemungkinan P kembali kepadanya. Dapat dipahami apabila mencari teman curhat bagi laki-laki tidak mudah karena lelaki tidak terbiasa curhat.
Namun, jika kemudian L menemukan teman untuk curhat, yang memberikan dukungan moral bagi L, hal itu berarti sesuatu keterampilan baru yang diperolehnya. Dan, setelah L merasa lebih nyaman, L akan dapat berpikir secara lebih strategis untuk kemudian L mampu menulis surat singkat yang diisi oleh ungkapan perasaan yang telah diwarnai oleh pola pikir baru, misalnya contoh di bawah ini:
”P sayang, saya minta maaf telah membuat kamu pusing dengan tuntutan untuk kembali kepada saya. Saya telah menjalani terapi yang membuat diri saya justru memusatkan perhatian kepada diri saya sendiri dan saya memahami, betapa perilaku saya terdahulu membuat dirimu jengkel dan melepaskan diri dari saya. Saya hargai keinginan kamu untuk berpisah, melalui surat ini saya hanya ingin kamu tahu bahwa saya sekarang sudah menjadi lebih baik dan akan mengurus diri saya sendiri.
Saya akan melepaskan kesenangan main game dan lebih menikmati kebersamaan dengan anak-anak, bermain dengan mereka, dan menyelesaikan studi secepat mungkin. Saya mencintai kamu dan menginginkan perkawinan kita baik kembali, untuk itu saya bersedia menantikan waktu untuk bisa membicarakan kembali perkawinan kita. Apabila kamu siap untuk membicarakannya, segeralah beri tahu saya, salam kasih, L.” (Lerner H, PhD)
Perubahan psikis
Saat menuliskan surat tersebut, terjadi proses penguatan diri pada diri L, yang mendukung L untuk membiasakan diri bermain dengan anak-anak, memerhatikan anak-anak, dan akhirnya tanpa disadari L mampu menikmati kebersamaan dengan anak-anak. Perlu diketahui, karena L masih tinggal satu rumah, P pun melihat dengan mata kepala sendiri akan perubahan sikap dan perilaku L. Akhirnya P pun merasakan ketulusan L untuk memberikan kebebasan kepada P dalam mengambil keputusan.
Dalam hal ini, yang terpenting adalah bahwa akhirnya L mampu mengendalikan keterpurukannya dengan cara yang lebih rasional. L secara berlanjut mengendalikan bagian dari proses perubahan perilakunya dengan cara yang lebih wajar dan tepat. Kemampuannya untuk memusatkan diri pada perubahan perilakunya pun berangkat dari dasar yang mantap. Setelah P memerhatikan kesungguhan L untuk berubah sikap, mudah-mudahan P memberikan kesempatan bagi L untuk membicarakan kemungkinan perbaikan perkawinan mereka kembali.
agar pria jatuh cinta
04.42
KERAP wanita mengimpikan seorang pria yang menjadi pujaan mereka. Ironisnya sang pujaan tak jua bisa diraih. Lantas apa yang harus dilakukan si wanita untuk mewujudkan impiannya bisa bersanding atau setidaknya menjadi pacar ia? Para ahli urusan cinta di AS akan membantu wanita untuk mendapatkan sang pujaan. Menurut mereka, ada 5 rahasia yang bisa membuat pria jatuh cinta pada lawan jenisnya.
Berikut yang dimaksud para ahli cinta itu:
1. Berbagi aktivitas
Bagi wanita, menjadi faktor kedua untuk membawa serta pacar mereka ke pusat perbelanjaan, yoga, spa atau lainnya. Itu salah. Urusan belanja, pergi yoga, spa bukanlah urusan wanita saja. Pria suka berbagi aktivitas dengan pacarnya atau simpelnya, kaum Adam biasanya suka diajak pergi ke mana-mana oleh pasangannya termasuk ke tempat-tempat seperti salon, yoga atau lainnya. Jika tak sempat mengikuti aktivitas pacar, banyak pilihan lain seperti makan malam bersama, melihat-lihat buku resep masakan yang kemudian dipraktikkan bersama. Dengan menginvestasikan sejarah dari berbagi pengalaman dengan pacar, akan ada peningkatan segala hal yang dimiliki secara umum oleh si wanita. Dan tentu saja akan ada ikatan lebih dalam di antara keduanya.
2. Hibur ia
Kerap wanita enggan untuk menghibur pacar atau pasangannya. Malah mereka menjadikannya sebagai beban. Wanita sebaiknya harus bisa menjadi pengibur bagi pacarnya atau mengeluarkan kata-kata yang membuat mereka menjadi bangga pada dirinya sendiri seperti: “Kamu kelihatan luar biasa!”, “Cocok sekali warna yang kamu kenakan!”, atau “Tentu, kamu seharusnya mengemail orang yang telah memberi keberuntungan pada kamu!”. Wanita juga semestinya membawa pacar ke teman-teman atau anggota keluarga dan mengatakan kepadanya kalau ini bukan kejadian biasa. Maksudnya, tidak semua pria yang dekat dengan Anda bisa dibawa ke keluarga atau teman-teman Anda. Masalahnya, setiap pria memiliki ego berbeda. Dengan kata-kata seperti ini, pria akan menjadi bangga pada dirinya sendiri. Jika si pria tengah dipromosikan bosnya di kantor, ajak ia makan malam dan katakan padanya alasan bos ia mempromosikannya untuk jabatan baru. Dengan sikap seperti ini, jangan heran kalau ia akan selalu mengharap kehadiran Anda setiap waktu.
3. Biarkan ia menjadi dirinya sendiri
Sebagian besar wanita sulit mencintai pria yang apa adanya. Wanita selalu ingin melakukan perubahan pada pacarnya. Entah itu dari rambut, baju, pekerjaan dan bahkan teman-teman mereka yang diseleksi sebagai teman ideal. Sikap seperti itu salah, jelas para pakar cinta. Ruthanna Hall, seorang sales di New York, tengah mempelajari cara rileks dan bangga pada perilaku pasangan kita. Kalau be te saat berdua, cobalah untuk membicarakan hal yang lucu-lucu maka semuanya akan menjadi menyenangkan. Sikap seperti itu akan membuat pria semakin cinta pada pasangannya.
4. Ceritakan apa yang Anda sedang pikirkan
Berbagi kesulitan atau masalah, adalah hal yang disukai pria. Mereka akan selalu menawarkan bantuan bila si wanita tengah membutuhkan anti virus untuk komputernya, atau ikut memecahkan persoalan lain. Jangan pergi ke orangtua atau teman sewaktu Anda mengalami masalah. Cobalah ke pacar Anda yang bisa jadi malah bangga menjadi orang pertama yang dipercayai pacarnya untuk mengatasi suatu persoalan. Soal dinner atau makan malam, cobalah mengungkapkan keinginan Anda untuk makan di mana. Memecahkan persoalan dengan dua kepala adalah lebih baik ketimbang satu kepala.
5. Berikan pria ruang
Kadang, pria suka terburu-buru bila diajak pergi pacarnya. Mereka kemudian disibukkan oleh pekerjaan kantor sehingga lupa membalas email pasangannya. Janganlah marah bila mendapat pacar seperti ini. Bebaskan pria untuk menyelesaikan tugas-tugas atau memenuhi kesibukannya. Suatu saat ia pasti akan menyempatkan diri untuk Anda. Dengan pengertian yang Anda berikan, pria akan semakin cinta dan tak ingin meninggalkan Anda.
resolusi cinta tahun 2011
04.41
Dalam menjalani hubungan cinta pasti ada pasang surut yang membuat gairah Anda naik turun. Jika tahun ini hubungan Anda dan pasangan mulai redup, maka perlu ada resolusi baru untuk memperbaiki kehidupan cinta Anda tahun depan.
Psikolog dan Relationship Therapist, Dr Adam Sheck menawarkan 5 Resolusi hubungan agar lebih baik, lebih bergairah dan lebih romantis di 2011. Seperti dikutip dari laman YourTango:
1. Perbaiki komitmen hubungan Anda
Salah satu 'pembunuh' gairah terbesar adalah tidak adanya komitmen bersama dalam hubungan. Kini saatnya membuat komitmen baru untuk kehidupan cinta Anda dan pasangan, agar lebih baik di tahun depan. Jadi, mulailah hari ini, secara resmi membuat komitmen baru untuk hubungan. Membuatnya lebih menyenangkan, lebih serius atau lebih resmi.
2. Buat visi hubungan bersama
Selain komitmen dalam hubungan, resolusi lain yang utama adalah untuk menciptakan visi bersama. Sebagai pasangan, Anda berdua perlu tujuan dan visi yang sama untuk mewujudkannya.
3. Cari hobi atau kegiatan baru
Melakukan kegiatan dan hobi yang itu-itu saja mungkin membuat suasana romansa Anda menjadi tak berwarna. Coba temukan sesuatu yang baru untuk bisa dilakukan bersama pasangan.
Mengikuti kelas tari, belajar menyelam atau mengkuti kegiatan menarik lainnya yang bisa Anda lakukan setiap akhir pekan tentu bisa menambah nuansa baru dalam kehidupan cinta Anda. Sesuatu hal yang baru bisa menambah gairah Anda dan pasangan dan memberikan percikan semangat baru.
4. Berbagi fantasi seksual satu tahun ini
Sekali lagi, sesuatu hal baru dipercaya bisa menciptakan gairah. Dan jika ingin tetap bergairah dalam hubungan Anda, saatnya berbagi salah satu fantasi 'nakal' Anda dengan pasangan! Hal ini mungkin menantang bagi hubungan Anda berdua.
5. Katakan, "Aku mencintaimu!"
Banyak konselor mengungkapkan, komunikasi adalah masalah terbesar yang dihadapi pasangan. Keyakinan saya ini adalah 'koneksi' yang bisa menimbulkan masalah. Jadi usahakan meluangkan waktu sejenak, saat ini jika Anda bisa, berpegangan tangan dengan pasangan, melihat ke dalam mata mereka dan berkata, "Aku mencintaimu". Dijamin Anda akan senang bahwa Anda bisa melakukannya.
"Cara lain yang bagus untuk memulai tahun baru adalah perbanyak perilaku romantis, dan keintiman lebih untuk hubungan yang lebih baik
cara mengungkapkan cinta pada pria
04.39
SEBAGAI seorang wanita, Anda pasti malu dan ragu untuk menyatakan cinta terlebih dahulu. Apalagi, si dia hingga kini belum juga menunjukkan sinyal-sinyal cinta. Jelas bila ini membuat Anda kian gelisah dan kata cinta pun menjadi sesuatu yang tak mudah untuk diucapkan.
Pada dasarnya, untuk membiarkan pasangan melihat bahwa Anda begitu mencintainya, Anda hanya perlu membuat mereka merasa dicintai. Dan jika Anda benar-benar mencintai mereka, lakukan segala sesuatu secara natural. Karena dengan demikian, rasa cinta yang Anda miliki akan terlihat.
Untuk mendukung langkah Anda mengungkapkan rasa cinta yang terpendam pada si dia, simak cara rahasia nyatakan cinta pada pria, seperti dirangkum Datingtips.
Rencanakan hari yang tepat
Sebelum melancarkan langkah Anda, pikirkan tentang kapan dan di mana Anda akan mengutarakan perasaan Anda padanya. Apakah Anda memerlukan sebuah tempat khusus seperti yang Anda inginkan? Atau pada hari tertentu? Selain itu, apakah Anda ingin merencanakan sesuatu yang istimewa saat mengungkapkan cinta atau hanya mengungkapkannya dengan cara yang sederhana.
Siapkan diri Anda
Hal yang juga perlu Anda perhatikan adalah ciptakan suasana yang romantis. Hadiahkan pasangan sebuah kado romantis untuknya. Siapkan diri Anda menyambut kedatangannya dengan menyiapkan makan malam dengan lilin atau piknik di taman hiburan dengan sebotol anggur.
Ungkapkan perasaan Anda dengan tenang
Penting untuk jujur dan terbuka pada pujaan hati. Di sini Anda bisa memberitahu pasangan, apa yang Anda rasakan saat bersamanya selama ini dan seberapa banyak Anda menikmati waktu bersamanya. Utarakan dengan spesifik mengenai apa saja yang membuat Anda kagum pada dirinya.
Lihat langsung ekpresi wajahnya
Ambil tangan pasangan Anda dan memberitahu si dia bagaimana kehadirannya membawa efek positif dalam kehidupan Anda. Katakan kepadanya, hal apa saja yang membuat Anda benar-benar menyukainya. Bersikaplah jujur dan tulus.
Bersiaplah untuk mendengar jawaban pasangan. Siapkan diri Anda, baik secara mental dan emosional untuk mendengar respons pasangan. Tak perlu kecewa bila pasangan tak memiliki perasaan yang sama seperti Anda.
Buat pasangan merasa istimewa
Anda dapat menunjukkan pasangan bahwa Anda benar-benar mencintai mereka dengan hal-hal sederhana, seperti menghabiskan waktu bersamanya, berpelukan, dan berbicara dengan sikap hangat. Ini akan membuatnya semakin merasa spesial. Selain itu, Anda juga bisa mengirimkan kartu atau e-maildengan kata-kata romatis untuk pasangan sepanjang hari.
Karya Sastra Berdimensional Tunggal
04.37
Apakah yang kita harapkan dari sebuah karya kritik? Dalam tradisi sastra lisan, peran itu dimainkan oleh dalang, pawang, pendidong atau awang batil. Dari tangan mereka sebuah karya tersampaikan kepada khalayak ramai. Bahkan, karena karya selalunya anonym, apa yang mereka mainkan itu seolah milik mereka.
Dengan demikian sebuah karya, walau bagaimanapun, sudah tidak murni lagi. Dia sangat tergantung kepada gaya dan bagaimana mereka memainkannya. Hal ini tentu saja, sedikit banyaknya, bergantung kepada observasi mereka terhadap calon penontonnya karena kehendak supaya apa yang disajikannya mudah dicerna oleh mereka. Bahkan tak jarang, mereka sengaja membuka celah, semacam kesempatan tanya-jawab, sehingga apresiasi menjadi tumbuh dan karya-karya bertunas dan menjadi buah bibir.
Dalam tradisi sastra tulis atau sastra modern kita yang usianya masih sangat muda, peran itu sebagian besar digantikan oleh kritikus. Karena kritikus itu masih dirasakan sebagai “barang baru”, dia dinggap sebagai “dewa penyelamat” yang harus dielu-elukan. Dia berperan ganda dan bermuka dua.
Pada satu sisi, oleh sebagian sastrawan kritikus dianggap dapat menaikkan harkat dan mutu karya sastra mereka. Para kritikus dikerubungi, didekati dengan berbagai cara. Seorang sastrawan merasa senang atau bangga kalau karyanya dibicarakan dan dipuji, sebaliknya menjadi terpuruk apabila dikerjai dan dicincang oleh kritikus.
Fenomena ini memberi celah kepada kritikus seolah dia “dihargai lebih”, sehingga memberikan kewenangan kepadanya untuk bertindak atau menilai secara leluasa. Sebaliknya, mungkin sekali dia menjadi “takut” menulis karena kemungkinan akan “dimusuhi” karena dia merasa bukan lagi terutama bersentuhan dengan karya, tetapi dengan “daging” pengarangnya.
Menurut hemat kita, sebenarnya hal ini tak perlu terjadi. Seorang sastrawan tak perlu begitu menghiraukan apa yang ditulis oleh para kritikus. Karena apa mereka tulis belum tentu telah menjadi sesuatu yang final. Lebih penting, peran kritikus itu, sebagaimana yang terjadi terhadap sastra lisan kita di atas, lebih sebagai dalang atau awang batil. Mereka berusaha memainkan dan menafsirkan karya yang disugukannya kepada penonton atau pembaca menurut versi dia.
Pada sisi inilah para kritikus seharusnya mengarahkan tulisannya. Hal ini karena hakikat karya sastra yang baik bentuk maupun isinya selalu tidak terdedahkan. Ada sesuatu tersirat dan tersembunyi yang harus dikuak oleh kritikus, sehingga makna karya itu dapat dinikmati oleh pembaca.
Meskipun demikian, peran kritikus pada sisi ini pun ada bahayanya atau sangat berbahaya. Sebagaimana dalang dan awang batil atau pendidong tadi yang menganggap seolah karya yang dimainkannya menjadi miliknya, dalam sastra modern pun apabila peran kritikus terlalu dominan terhadap pembaca, maka karya sastra yang berada dalam tangannya menjadi bermakna tunggal.
Apa yang mereka katakan atau tafsirkan terhadap sebuah karya, selalu diikuti dan disetujui oleh para pembaca bahkan secara fanatik. Pembaca selalu tidak mau lagi mencari sendiri akan makna sebuah karya yang dibacanya. Bertambah berwibawa seorang kritikus otomatis bertambah besar pengaruhnya terhadap pengarang dan pembaca. Fenomena semacam ini dialami oleh H. B. Jassin dan A. Teeuw. Mereka malang melintang selama lebih setengah abad dengan sangat leluasa.
H. B. Jassin misalnya, pernah diminta oleh Pramoedya Ananta Toer supaya bersedia membicarakan sajak-sajak penyair Lekra. Jassin menolak, karena perbedaan faham dan ideologi. Mungkin sekali di antara karya-karya penyair Lekra itu ada yang berbobot, tapi karena Jassin sudah menampik, mereka kemudian tenggelam dimakan masa.
Buku Jassin yang paling monumental adalah Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45. Berkat buku itu, nama Chairil menjulang serta diapreasi dan diterima oleh masyarakat. Sebaliknya, nama Jassin sebagai kritikus pun mengorbit dan tidak lagi tergoyahkan. Apa yang dia katakan dalam buku itu tentang Chairil, telah diikuti oleh semua orang yang membaca dan mempelajari Chairil dan telah dibakukan dalam kurikulum.
Seorang pelajar atau mahasiswa tak mungkin lagi atau tak diberi peluang untuk membuat jawaban yang menyimpang dari pendapat Jassin (dan Teeuw). Hal ini tentu tidak diharapkan dan jelas keliru. Sebagaimana sifatnya yang kodrati, karya sastra yang ambiguitas dan multipretabel tidaklah pernah selesai dan final untuk dibahas dan ditafsirkan.
Apabila Jassin dan Teeuw mengatakan bahwa karya-karya Chairil, terutama sajaknya Aku, sangat terpengaruh kepada vitalisme Barat, terutama Slauerhoof dan Marsman, hal itu belum tentu seratus persen benar. Bila mereka mengatakan ungkapan yang telah menjadi trade-mark Chairil, “Aku mau hidup seribu tahun lagi” mendapat inspirasi dari kedua penyair Belanda itu, kita tak perlu menelannya bulat-bulat. Masih ada celah untuk menepis tafsiran itu.
Misalnya kita tahu, Chairil lahir dan dewasa di Medan. Chairil sendiri mengaku, dalam suratnya kepada Jassin, dia telah mengambil sikap untuk berkesenian secara penuh ketika berusia 15 tahun. Ini berarti sikap itu diambilnya ketika masih di Medan dan masih lama tinggal di Medan. Kalau diingat, Chairil bertolak ke Jakarta baru pada usia 20 tahun!
Seseorang yang telah bersikap seperti itu, tentu telah mengisi dirinya dengan bekal dan segala macam piranti yang diperlukan. Kalau kita telisik seluruh karyanya yang tidak berapa banyak itu, lebih kurang 70 biji sajak asli, akan terlihat dengan gamblang seluruh sajaknya dipenuhi oleh kosakata khas Medan.
Ketika Chairil berkata, “Kami jalan sama” dalam sajaknya Kawan dan Aku yang membuat Teeuw kebingungan. A. Teeuw buru-buru mengatakan, itu adalah bahasa yang buruk sekali. Sekali gus A. Teeuw memuji keberanian Chairil sebagai pembaharu yang merusak bahasa. Kalau waktu itu dia mau datang ke Medan, filolog itu akan segera tahu, ungkapan itu sangat lazim di Medan.
Begitu juga dengan larik “Aku mau hidup seribu tahun lagi” yang sudah melegenda itu. Kedua kritikus itu tak perlu mencari-carinya jauh-jauh sampai ke Barat atu ke negeri Belanda sana, karena di Medan pun, bahkan ungkapan itu sudah klasik dan klise! Orang-orang Medan, apalagi pada jaman Chairil, biasa mengungkapkan itu dalam percakapan sehari-hari. “Mau hidup seribu tahun kau! Mau jadi tongkat dunia!” Atau: “Mampus kau! Seribu tahun pun kau hambus, aku tak perduli!” Ada pula lagu senandung Melayu, “Seribu tahun takkan lama. Hanya sekejap saja…”
Masalahnya apa yang telah dikukuhkan oleh para kritikus (yang berwibawa) umumnya sangat susah diungkai. Di tangan mereka karya sastra tidak lagi poly-interpretable, tapi sebaliknya bermakna tunggal. Ketika saya mengemukakan di berbagai perguruan tinggi, sajak Amir Hamzah yang sangat terkenal Padamu Jua sebagai sajak cinta yang gagal atau sajak patah hati, banyak mahasiswa yang dapat memahami penafsiran saya. Hal itu menjadi dilematis oleh karena mereka terikat kepada silabus yang telah membakukan pendapat para kritikus bahwa sajak itu adalah sajak relijius bahkan bernuansa tasawuf.
Kalau kita menyetujui hakikat karya sastra sebagaimana yang kita kemukakan di atas, maka otoritas para kritikus semacam ini tidak dapat dibiarkan. Kurikulum dan silabus hendaklah diubah sedemikian rupa, sehingga para siswa leluasa mengemukakan pendapat dan jawabannya selagi itu ditunjangi oleh argumentasi yang dapat diterima.